Pintu Yang Tak Pernah Terkunci

No comment 762 views

Berikut ini kisah tentang besarnya kasih seorang ibu kepada anaknya. Betapa besar kasih ibu kepada kita, benar seperti pepatah mengatakan kasih ibu sepanjang jalan Love you Mom !

Waktu kau masih kecil
Dan hanya berjarak satu sentuhan
Aku melindungimu dengan selimut
Melawan udara malam dingin

Tapi sekarang kau sudah besar
Dan di luar jangkauan
Aku melipat tanganku
Dan melindungimu dengan doa

Di glasgow, Skotlandia, seorang wanita muda, seperti kebanyakan remaja masa kini, merasa bosan akan rumah dan larangan orangtuanya. Anak itu menolak gaya hidup keluarganya yang religius dan berkata, ” Aku tak tahan lagi. Aku mau pergi ! “

Ia pergi, memutuskan untuk menaklukkan dunia. Namun tak lama kemudian, ia berkecil hati dan tak mampu mendapat pekerjaan, jadi ia turun ke jalan dan menjual tubuhnya sebagai pelacur. Tahun – tahun berlalu, ayahnya meninggal, ibunya bertambah tua dan si anak semakin terjerumus dalam gaya hidupnya.

Anak dan ibu tak pernah berhubungan selama itu. Si ibu, ketika mendengar dimana anaknya berada, pergi ke bagian kumuh kota itu untuk mencari anaknya. Ia berhenti di setiap rumah penampungan dengan permintaan sederhana. ” Bolehkah saya memasang foto ini ? ” Foto itu adalah foto si ibu yang tersenyum dan beruban dengan pesan tulisan tangan di bawahnya : ” Ibu masih sayang padamu..pulanglah ! “

Beberapa bulan berlalu dan tak terjadi apa – apa. Lalu suatu hari si anak masuk ke tempat penampungan untuk makan. Ia duduk melamun, sementara matanya berkelana di papan pengumuman. Di sana ia melihat sebuah foto dan berpikir, Mungkinkah itu ibuku ?

Ia berdiri dan pergi melihatnya. Memang itulah ibunya, dan dibawahnya ada perkataan : ” Ibu masih sayang padamu..pulanglah !”

Sambil berdiri di depan foto itu, ia menangis. Rasanya terlalu indah untuk menjadi kenyataan.
Waktu sudah malam, tapi ia begitu tersentuh olah pesan itu sehingga ia mulai berjalan pulang. Saat ia tiba, hari sudah pagi. Ia tak berani dan berjalan dengan takut – takut, tak begitu tahu apa yang harus dilakukannya. Saat ia mengetuk, pintunya terbuka sendiri. Pikirnya, pastilah ada seseorang menyelundup ke dalam rumah. Sambil mencemaskan keselamatan ibunya, wanita muda itu berlari ke kamar ibunya dan mendapatinya masih tidur. Ia mengguncang tubuh ibunya, membangunkannya, dan berkata, ” Ini aku ! Ini aku ! Aku pulang ! “

Sang ibu hampir tak mempercayai penglihatannya. Ia menghapus air matanya dan mereka berpelukan. Si anak berkata, ” Aku cemas sekali ! Pintunya terbuka dan kusangka ada pencuri masuk ! “

Sang ibu menyahut dengan lembut, ” Tidak, sayang. Sejak kau pergi, pintu itu tak pernah terkunci. “

————————————————– o O O O o ———————————————–

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : citrawanita.com )

author