Pola Pikir Positif

No comment 583 views

Jesse Owens tampak yakin dapat memenangkan pertandingan lompat jauh Olimpiade 1936,  Berlin. Tahun-tahun  sebelumnya ia telah berhasil melompat 8,21 meter dan ia mempertahankan rekor itu selama 25 tahun. Namun saat Owen berjalan bersiap-siap melangkah ia melihat seorang Jerman berperawakan tinggi , bermata biru dan berambut pirang  berlatih melompat di kisaran 8  meter. Owens merasa gugup. Dia merasa bahwa nazi itu pasti berhasrat untuk membuktikan keunggulan bangsa Aria, terutama atas kulit hitam.

Jesse melompat dan gagal karena melewati batas papan pijakan, dan karena gugup ia pun gagal pada lompatan kedua. Kesempatan melompat tinggal satu kali lagi, kalau itu gagal maka ia akan tereliminasi. Pada saat Owens  bersiap-siap  untuk lompatan ketiga, atlet Jerman tersebut memperkenalkan diri sebagai Luz Long dan berkata: “kamu seharusnya bisa memenuhi syarat dengan mata terpejam sekalipun” katanya, dengan merujuk pada dua kali lompatannya tadi.

Selama beberapa saat pemuda berkulit hitam itu akrab berbicara dengan Luz long.  Luz Long menyarankan agar Owens mengambil jarak aman saja untuk memenuhi persyaratan sekitar 7, 14 meter dan Owen berhasil melakukannya.

Di final, Owens berhasil memenangkan dua medali emas dari empat kemenangannya. Orang pertama yang  memberinya ucapan selamat adalah Luz Long, persis di hadapan Adolf Hitler.

Owen tidak pernah bertemu lagi dengan Long, yang tewas dalam perang Dunia II. “Semua medali dan piala boleh saja dilelehkan,” begitu ucapan Owen, kemudian ia melanjutkan, “tetapi semua lelehan itu tidak akan cukup untuk melapisi persahabatan 24 karat yang kurasakan dengan Luz Long.”

Refleksi:

Betapa sering dan betapa banyak kegagalan yang dialami orang-orang karena termakan dan terjebak oleh pikirannya sendiri. Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dan apa yang kita pikirkan tentang orang lain tidak selalu benar. Tentu akan banyak sekali kemenangan-kemenangan dan keberhasilan yang kita peroleh andai saja kita sanggup lebih berpikir positif tentang diri kita dan orang lain. Ketika pikiran negatif berubah menjadi persahabatan betapa indah dan luar biasa dampaknya.

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : inspirasijiwa.com)

author