Prosedur Penyimpanan ASI Perah yang Benar

No comment 552 views

Seperti halnya susu sapi biasa, ASI pun tidak akan bertahan lama jika dibiarkan di lingkungan terbuka. Tentu akan ada bakteri yang mengkontaminasinya dan merusak nutrisi penting yang ada dalam ASI. Mungkin juga malah memperburuk kualitas ASI dan mengganggu kesehatan bayi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu, perlu suatu prosedur penyimpanan ASI.

gaya menyusu

Seteleh mengetahui alasan serta cara memerah ASI dengan tangan, kurang lengkap rasanya jika Bunda tidak belajar cara menyimpan ASI yang direkomendasikan IDAI:

Simpanlah di lemari es atau portable cooler bag

ASI akan membeku dan menempati ruang yang lebih besar, sehingga sebaiknya jangan mengisikan ASI terlalu penuh dalam kantong plastik, beri ruan

Jika disimpan dalam suhu ruangan (26ºC atau kurang) dan wadah tertutup ASI dapat bertahan selama 6-8 jam. Jika lemari pendingin (4ºC atau kurang) tersedia, ASI dapat disimpan di bagian yang paling dingin selama 3-5 hari, di freezer satu pintu selama 2 minggu, di freezer dua pintu selama 3 bulan dan di dalam deep freezer (-18ºC atau kurang) selama 6 sampai 12 bulan.

ASI harus dibekukan jika tidak akan diberikan dalam waktu 72 jam

ASI beku dapat dicairkan di lemari pendingin, dapat bertahan 4 jam atau kurang untuk minum berikutnya, selanjutnya ASI dapat disimpan di lemari pendingin selama 24 jam tetapi tidak dapat dibekukan lagi.

ASI beku dapat dicairkan di luar lemari pendingin pada udara terbuka yang cukup hangat atau di dalam wadah berisi air hangat, selanjutnya ASI dapat bertahan 4 jam atau sampai waktu minum berikutnya tetapi tidak dapat dibekukan lagi.

Jangan memasak atau menghangatkan ASI, karena pemanasan akan merusak ASI

Kocoklah ASI sebelum diminumkan ke bayi untuk mencampur lemak yang mengambang

Jangan menyisakan ASI yang sudah dibuka, sebaiknya dihabiskan atau di buang.

author