Suara Ayam Atau Suara Bebek?

No comment 1132 views

Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: “Kwek! Kwek!”

“Dengar!” kata si istri, “Itu pasti suara ayam.”

“Bukan, Sayangku. Itu suara bebek,” kata si suami.

“Tidak, aku yakin itu suara ayam,” si istri bersikeras.

“Mustahil! Suara ayam itu ‘Kukuruyuuuk!’, bebek itu ‘Kwek! Kwek!’ Itu bebek, Sayang,” kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.

“Kwek! Kwek!” terdengar lagi.

“Nah, jelas sekali khan! Itu suara bebek,” kata si suami.

“Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,” tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.

“Dengar ya! Itu bebek! B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?” si suami berkata dengan agak kasar.

“Tapi itu ayam,” masih saja si istri bersikeras.

“Itu jelas-jelas bebek!”, kata suami makin menaikkan nada suaranya.

Terdengar lagi suara, “Kwek! Kwek!”.

Si istri sudah hampir menangis, “Tapi itu ayam!”

Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, “Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam koq.”

“Terima kasih, Sayang,” kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.

“Kwek! Kwek!” terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.

Siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu. Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal “ayam”
atau “bebek”?

Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada renungan di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : www.ceritapop.com )

author