Tahapan dan Video Proses Kelahiran Bayi

No comment 1265 views

Persalinan adalah hal yang paling dinanti-nantikan oleh banyak ibu hamil, suatu saat yang mengasyikkan tetapi di segi lain adalah hal yang paling mendebarkan. Persalinan jadi bakal menggembirakan lantaran si kecil yang sepanjang sembilan bulan bersembunyi didalam perut anda bakal keluar terlahir ke dunia. Di segi lain persalinan juga jadi mendebarkan terutama untuk calon ibu baru, di mana terbayang sistem persalinan yang menyakitkan, akan mengeluarkan daya yang sebegitu banyak, serta suatu perjuangan yang cukup melelahkan.

perjuangan ibu hamil

Sebaiknya beberapa calon ibu tahu sistem atau tahapan persalinan seperti apa, hingga para calon ibu bisa menyiapkan semua hal saat menghadapi sistem persalinan ini. Berikut ini adalah Tahapan Proses Kelahiran Bayi :

Kala 1 : Langkah Pembukaan

Pada saat ini terdiri atas dua fase yakni :
Fase Laten : di mana pembukaan serviks berjalan lambat, hingga pembukaan 3 cm
Fase aktif : yang terdiri atas 3 subfase yakni akselerasi, steady serta deselerasi

Kala transisi ini jadi saat yang paling amat susah untuk ibu. Mendekati selesainya kala I, pembukaan jalan lahir telah nyaris prima. Kontraksi yang berlangsung bakal makin sering dan makin kuat. Anda barangkali alami rasa sakit yang hebat, umumnya wanita yang sempat alami saat inilah yang rasakan saat yang paling berat. Anda bakal rasakan datangnya rasa mulas yang benar-benar hebat serta jadi seperti ada desakan yang benar-benar kuat ke arah bawah, seperti mau buang air besar.
Mendekati akhir saat pertama, kontraksi makin kerap serta kuat, apabila pembukaan jalan lahir telah 10 cm bermakna bayi siap dilahirkan serta sistem persalinan masuk kala II.

Kala II : Langkah Pengeluaran Bayi

Pada saat pengeluaran janin, rasa mulas terkordinir, kuat, cepat serta lebih lama, kurang lebih 2-3 menit sekali. Kepala janin turun masuk area panggul hingga terjadi desakan pada otot-otot dasar panggul dengan cara reflektoris menyebabkan rasa mengedan. Anda terasa seperti ingin buang air besar, dengan isyarat anus terbuka. Pada waku mengedan, kepala janin mulai terlihat, vulva (sisi luar vagina) membuka serta perineum (daerah pada anus-vagina) meregang. Dengan mengedan terpimpin, bakal lahirlah kepala diikuti oleh semua tubuh janin.

Ibu bakal rasakan desakan yang kuat di daerah perineum. Daerah perineum bersifa elastis, namun apabila dokter/bidan memperkirakan butuh dilaksanakan pengguntingan di daerah perineum (episiotomi), maka perbuatan ini akan dikerjakan dengan maksud menghindar perobekan paksa daerah perineum disebabkan desakan bayi.

Kala III : Langkah Pengeluaran Plasenta

Diawali sesudah bayi lahir, dan plasenta bakal keluar dengan sendirinya. Sistem melahirkan plasenta berjalan kurang lebih sekitar 5-30 menit. Pengeluaran plasenta diikuti dengan pengeluaran darah kurang lebih hingga 100-200 cc. Oleh karena ada kontraksi rahim, plasenta bakal terputus. Kemudian bidan/dokter bakal memeriksa apakah plasenta telah lepas dari dinding rahim. Kemudian barulah dokter/bidan bersihkan semuanya termasuk memberi jahitan apabila perbuatan episiotomi dijalankan.

Dan berikut ini adalah Video Proses Kelahiran Bayi

Sekian tentang Tahapan dan Proses Kehamilan Bayi

author