Tahapan Perkembangan Anak Usia Dini

No comment 2575 views

Tahapan perkembangan anak usia dini sangatlah beragam dan merupakan hal yang begitu menarik untuk disimak. Banyak orang tua yang terus memperhatikan perkembangan anak usia dini secara mendetail Karena ini merupakan fase penting yang memberikan dampak signifikan terhadap anak itu sendiri. Apa saja jenis perkembangan anak usia dini? Silakan anda baca artikel berikut ini.

Perkembangan jasmani

Beberapa tahapan perkembangan anak usia dini yang begitu tampak pada aspek fisik adalah, keseimbangan, respon, kelincahan, dan kemampuan motorik pada setiap anggota tubuh. Pada aspek keseimbangan, seorang anak mampu berjalan dengan posisi berdiri secara tegak, tangan terjuntai secara santai, dan bisa berlari dengan baik. Sedangkan pada kategori respon, si kecil mampu dengan cepat melakukan respon terhadap suatu kejadian yang ada di samingnya. Kemampuan motoric halus apabila berkembang maka ditandai dengan ketrampilan anak dalam bermain, menggunting, menyusun puzzle, hingga membuka sebuah kemasan.

Perkembangan koginitif

Koginitif banyak disebut sebagai sebuah kecerdasan berpikir. Ketika seorang anak mempunyai perkembangan kognitif yang baik, maka ia mampu memecahkan masalah dengan baik pula. Dia mengamati sebuah kondisi dan kemudian berpikir bagaimana cara memecahkan masalah yang ada di dekatnya tersebut. Pada setiap langkah pemikiran, dia merancang, mengingat sesuatu, dan kemudian mencari bagaimana solving problem yang harus dilakukan.

Perkembangan bahasa

Perkembangan bahasa anak biasanya diungkapkan melalui penguasaan kosakata yang semakin beragam, kejelasan ucapan ketika ia bicara, dan seberapa sering ia berbicara. Jika anda ingin memberikan stimulus terhadap perkembangan bahasa anak, maka hal yang bisa dilakukan adalah mengajaknya untuk terus berbicara serta memberikan kesempatan lebih untuk bergaul bersama teman-temannya.

Perkembangan emosi dan sosial

Kecerdasan emosi anak mempunyai variasi yang berbeda. Ini disebabkan karena tingkat keluasan pergaulan mereka yang berbeda. Ketika seorang anak mempunyai banyak teman, sering bermain, dan memperoleh lingkungan yang cakupannya lebih luas, maka kemampuan sosial dan emosinya akan jauh lebih baik. Kendati demikian, tentu saja semua hal tersebut bergantung pada baik atau tidaknya lingkungan tersebut.

Tahapan perkembangan anak usia dini merupakan tahapan vital yang harus terus dimonitor oleh setiap orang tua.

author