Tips Membangun Rumah Tangga Bahagia

No comment 611 views

Kebahagiaan perkawinan merupakan dambaan setiap pasangan suami istri. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai kebahagiaan itu, walaupun, tidak mudah untuk mencapainya. Kenyataannya, di masyarakat sering kita jumpai kekerasan terhadap istri, anak, percekcokan, pertengkaran, atau perselingkuhan yang berujung pada perceraian. Dengan demikian merupakan suatu tantangan untuk membangun keluarga yang bahagia.

Ada kiat-kiat tertentu dalam membina keluarga menuju keluarga bahagia :

* Jujurlah satu sama lain Mendapatkan pasangan yang suka berbohong pastilah merupakan sesuatu yang menyakikat. Ketidakjujuran merupakan sesuatu yang dapat merusah hubungan yang telah terjalin terutama pada pasangan tercinta. Pada beberapa situasi, berbihing lebih baik daripada mengatakan yang sebenarnya. Misalnya teman Anda menanyakan pada Anda apakah iya kelihatan gemuk? Tentu saja Anda tidak akan mengatakan secara jujur bahwa iya gemuk. Karena bukan jawaban itu yang diinginkannya. Tetapi terhadap pasangan hidup haruslah jujur. Bila sekali aja Anda berbohong, maka akan menjadikannya sebagai suatu kebiasaan. Sekali berbohong maka Anda akan mencari alasan lain lagi untuk menutupi kebohongan yang pertama, yang dapat menimbulkan stress. Anda tidak akan hidup rileks. Menurut psikolog Los Angeles, Robert R.Butterworth, berbohong dapat diterima, tetapi tidak dengan orang yang dicintai. Jika Anda tidak dapat menemukan kebenaran dari pasangan hidup, pada siapa lg Anda dapat memperolehnya? Mark Meadows, professor sosiolog di Institut San Diego, mengatakan bahwa seseorang dapat mengetahui apakah pasanganya sedang berbohong atau tidak dengan mengamati hal-hal berikut :
• Bahasa Tubuh, dengan mengamati bahasa tubuh pasangan sewaktu berbicara, Anda akan mengetahui apakah ia jujur atau tidak antara lain, gugup ketika berbicara, berkeringat, tidak tenang saat berbicara.
• Kontak mata sewaktu berbicara, tataplah matanya sewaktu berbicara sehingga Anda akan tahu ia jujur atau berbohong. Orang yang sedang berbohong pasti tidak tahan bila ditatap matanya.
• Tidak komitmen pada apa yang dikatakannya, jika pasangan Anda berjanji untuk menemani Anda pergi tetapi ia selalu saja membatalkanya maka Anda perlu curiga terhadap alasannya.
• Jika Anda menemui adanya kebohongan dalam hubungan, janganlah panik. Memang kejujuran akan sukar sekali dibangun kembali jika Anda pernah tidak jujur. Menurut Mendows tahapan pertama menuju pengampunan adalah memahami mengapa pasangan berbohong pada Anda. Mungkin dengan berbohong itu ia dapat melindungi bahkan membahagiakan orang lain. Mungkin saja suatu saat suami Anda berbohong mengenai apa yang dikatakan ibunya mengenai Anda. Tetapi janganlah berbohong karena Anda sedang menutupi suatu affair atau hubungan dengan orang lain.
* Bila Anda merasa tidak dapat lagi mempercayai pasangan, Anda harus mengutarakan hal ini padanya. Cobalah untuk jujur dalam situasi apapun terutama terhadap pasangan tercinta.
* Dengarkan keluhan pasangan Anda dan anggap serius perasaanya.
* Bila ada ganjalan sebaiknya didiskusikan sehingga tidak menimbulkan kebencian.
* Tunjukan pada pasangan bahwa Anda mencintainya dan katakanlah “I love u” minimal sehari sekali.
* Ciptakanlah waktu berdua saja tanpa diganggu oleh anak-anak. Jadwalkan kegiatan berdua minimal setahun sekali.
* Janganlah mengungkit-ungkit masa lalu dan belajarlah dari kesalahan.
* Percayalah pada pasangan. Bila Anda ragu atau curiga, ungkapkanlah hal tersebut padanya.
* Pada saat pasangan Anda berbicara, pAndanglah wajahnya sehingga ia tahu kalau Anda memperhatikan ucaoanya.
* Saat bertengkar jagalah perkataan Anda (jangan sampai mengatakan sesuatu yang akan disesali nantinya) dan berusahalah tetap tenang dan tidak terbawa emosi, berusahalah tetap duduk.
* Jagalah rahasia hubungan Anda berdua.

Semoga kiat–kiat diatas bermanfaat bagi anda dan membuat keluarga anda semakin harmonis dan bahagia.

author