Tips Mengendalikan Emosi Anak

No comment 579 views

Kebanyakan orang tua kurang mampu dalam mengendalikan emosi anak. Rata-rata, mereka hanya menyuruh anak untuk diam dan kemudian berhenti menangis. Padahal Anda tidak akan mendapatkan sebuah solusi ketika melakukan pengendalan emosi dengan cara tersebut. seorang anak tidak bisa dikendalikan emosinya juga dengan cara emosi karena biasanya, orang tua turut larut dalam emosi ketika mengendalikan seorang anak yang sedang marah. Kemudian, bagaimana cara mengendalikan emosi anak? Berikut ini adalah jawabannya.

Berempati pada anak

Sepertinya, dengan menyuruh anak untuk diam ketika seorang anak sedang frustrasi merupakan hal yang sia-sia. Karena anak cenderung sulit untuk melakukan hal tersebut dan menerima pikiran rasional yang ada pada orang tua. Sebaliknya, cobalah untuk menerima dan berempati tentang perasaan sedih, frustrasi, dan takut dari seorang anak. Kemudian, ketika seorang anak lebih tenang, Anda bisa menanyakan hal apa yang membuat ia kesal dan meminta anak menceritakan kepada Anda.

Bantu anak Anda

Buah hati Anda mungkin mempunyai sebuah masalah yang membuatnya enggan cerita kepada Anda karena takut, dan begitu sedih. Saat anak Anda mengalami pengalaman tersebut, langkah yang harus Anda lakukan adalah membujuk anak Anda untuk mau berbicara dengan perlahan-lahan. Dukung buah hati Anda untuk bicara dan menceritakan kisahnya. Dengan dukungan Anda secara terus-menerus, si kecil akan lebih percaya diri, tenang, dan kemudian mau berbicara.

Meminta maaf

Orang tua bukanlah seorang dewa atau orang yang tidak pernah mempunyai salah. Terkadang, seorang anak emosi karena orang tua berkata hal yang menyakitkan atau berlaku salah namun tidak ingin meminta maaf. Ketika hal ini terjadi, maka cobalah untuk meminta maaf kepada anak dengan perasaan yang tulus dan kemudian jelaskan mengenai tindakan Anda yang membuat anak marah. Jelaskan sebabnya dan berempatilah dengan sangat bijak kepada anak Anda.

Ketengangan jiwa akan membuat anak terbantu dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi, dan Anda akan mendapatkan solusi yang lebih baik ketimbang sekedar menyuruh anak untuk diam. Semoga tips mengendalikan emosi anak diatas mampu membantu Anda.

author