Tips Menyiapkan Kakak Sambut Adik Baru

No comment 787 views

Bagi para orang tua yang tidak lama lagi akan menyambut “anggota baru” tentu memiliki tanggung jawab dalam mengenalkannya kepada si kakak. Jika tidak, tanpa kita sadari justru bisa mengganggu psikologisnya dan nantinya akan tetap membenci hingga di usia dewasa. Satu hal yang tidak diinginkan untuk terjadi bukan? Pertanyaannya adalah bagaimana berbicara dengan anak tentang bayi baru.

Tentu, untuk menjawab pertanyaan ini perlu diketahui usia anak yang nantinya akan diajak berbicara. Cara menghadapi anak yang berusia 1 tahun pastinya berbeda dengan mereka yang usianya 5 tahun. Sebut saja anda memiliki anak usia 1 tahun misalnya, pastinya ia tak sepenuhnya mengerti apa yang sedang terjadi meski sudah dijelaskan secara detail. Nah, didalam artikel ini akan dibahas tentang bagaimana menyiapkan kakak sambut adik baru.

menyiapkan kakak sambut adik baru
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengajak anak untuk berinteraksi selama masa kehamilan hingga menjelang proses persalinan. Apakah menyiapkan perlengkapannya, mengajak untuk bercengkrama hingga menjelaskan sedikit demi sedikit sesuai dengan usianya. Pastikan, para orang tua dapat menjawab dari beberapa pertanyaan mengejutkan yang dilontarkannya seperti mengapa adik ada di dalam perut misalnya.

Kemudian, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah mengunjungi teman atau pun anggota keluarga yang memiliki bayi. Dengan begitu mereka sudah mengenal atau pun merasakannya seperti memegang, mencium atau pun reaksi lainnya.

Hindarkan untuk mengeluh di depan anak seperti merasa mual atau muntah karena dapat mempengaruhi pemikirannya. Mereka beranggapan bahwa adik yang ada didalam kandungan membuat ibunya harus sakit yang bisa berujung dengan kebencian. Namun, gunakan kalimat yang positif seperti merasa letih dan ingin istirahat dikarenakan sudah beraktifitas seharian.

Memang, tidak semua anak dapat menerima kelahiran si kecil dan lebih menunjukkan sifat yang kebalikannya. Artinya, yang dulunya manis namun kini mudah marah atau menangis. Perlu diketahui, tindakan ini dilakukan sebagai cara untuk menarik perhatian kembali orang tuanya. Untuk itu, dibutuhkan peran aktif orang tua dalam membimbing anak terlebih selalu melibatkannya dalam mengurus si kecil. Jadi, menyiapkan kakak sambut adik baru pun semakin menyenangkan dan mudah.

author