Trik Menyapih Anak dengan Mudah dan Menyenangkan

Ketika anak Anda memasuki usia dua tahun, maka secara psikologi pertumbuhan ia telah memasuki fase baru dalam tumbuh kembangnya. Anak tersebut telah memasuki masa kanak – kanak awal dan sudah tidak lagi disebut sebagai bayi. pada tahap awal inilah beberapa hal terkait dengan perkembangnnya wajib Anda pahami. Salah satunya adalah menyapih si kecil atau mengalihkan ketergantungannya pada ASI kepada susu formula dan makanan padat lainnya. menyapih anak idealnya memang dilakukan ketika anak memasuki umur dua tahun. Pasalnya semakin besar anak Anda dan tidak kunjung Anda sapih maka ini akan menjadi tidak baik bagi proses tumbuh kembangnya.

Berbicara mengenaik kegiatan menyapih anak beberapa ibu seringkali mengeluhkan hal senada, yakni sulit dilakukan. mengapa? Karena ketergantungan anak pada ASI selama lebih kurang dua tahun ini menyebabkan ia rewel ketika pemberian ASI dihentikan. Bahkan tidak jarang anak akan menjadi kurus dan jatuh sakit, meskipun hal ini hanya terjadi sesaat.

Dalam menyapih anak sebenarnya ada trik – trik khusus agar mudah dilakukan dan tidak terkesan menyiksa si kecil. Bagaimana caranya? Yuk simak sama – sama.

menyapih

Trik menyapih anak usia dua tahun

Lakukan penyapihan secara perlahan. Seiring bertambahnya usia anak menuju dua tahun lakukanlah pengurangan jumlah pemberian ASI sedikit demi sedikit dan mulailah meningkatkan pemberian makanan pendamping. Misalnya susu formula maupun makanan padat lain untuk mensuplay kebutuhan nutrisinya.

Jadwalkan pemberian ASI secara benar. Jika pada saat ia masih bayi Anda akan senantiasa menawarkan ASI setiap saat, untuk kali ini usahakan membuat jadwal pemberian ASI yang sedikit ketat. misalnya, secara perlahan hentikan pemberian ASI di pagi atau siang hari dan berikan pada waktu malam hari saja menjelang tidur. gantilah kebiasaan minum ASInya dengan minum susu dalam botol. Setelah penjadwalan pertama berhasil. Lakukan hal serupa ketika malam hari hingga ia terbiasa tanpa ASI.

author