Waspadai 3 Jenis Penyakit Anak Akibat Binatang Piaraan

Memelihara seekor atau beberapa ekor binatang kesayangan di rumah seakan telah menjadi trend dalam masyarakat saat ini. Berbagai binatang lucu dan menggemaskan seperti kucing, kelinci, anjing, dan burung masih menjadi pilihan favorit untuk dipelihara.

Memelihara hewan dirumah memang sangat menyenangkan, terlebih bagi anak hewan piaraan ini dapat menjadi teman bermain yang mengasikkan. Disamping itu memelihara binatang kesayangan juga memilik banyak manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Misalnya mengajarkan kepada anak bagaimana menyayangi sesama makhluk ciptaan Tuhan serta mengajarkan kebiasaan berbagi.

binatang

Namun dibalik itu semua, tahukah Anda jika memelihara hewan kesayangan juga memiliki bahaya bagi kesehatan anak? Hewan piaraan dapat menularkan berbagai penyakit kepada anak, terlebih bagi hewan yang memiliki standar kebersihan dan kesehatan yang kurang baik. Berikut 3 jenis bahaya kesehatan anak yang dapat disebabkan oleh hewan piaraan.

  • Toksoplasmosis

Toksoplasmosis merupakan bahaya kesehatan akibat infeksi parasit Toxoplasma gondii yang ditularkan oleh kucing. Parasit ini biasanya ditularkan melalui sisa tinja kucing yang menempel pada bulu – bulunya, yang kemudian dipegang oleh anak sehingga menempel di tangan. Jika anak lupa tidak mencuci tangan sebelum makan maka bibit parasit ini akan ikut tertelan ke dalam tubuh. Bahaya yang dapat ditimbulkan dari parasit ini adalah pembesaran pada kelenjar getah bening pada bagian leher dan ketiak.

Untuk mencegahnya biasakan budaya cuci tangan menggunakan sabun sebelum memakan sesuatu.

  • Rabies

Rabies merupakan sebuah virus yang biasa terdapat pada air liur, air kencing, air susu dan kotoran hewan berdarah panas seperti anjing dan kucing. Binatang piaraan telah terinfeksi virus ini biasanya akan berubah menjadi liar dan galak. Namun yang lebih membahayakan gigitan dari binatang ini dapat menyebabkan penyakit anjing gila dan tetanus yang apabila tak kunjung ditangani dapat menyebabkan kematian.

Untuk mengantisipasi binatang kesayangan Anda terinfeksi virus rabies lakukan vaksinasi secara teratur.

  • Cacing

Pada beberapa hewan piaraan seperti anjing dan kucing biasanya terdapat cacing gelang yang dikenal dengan nama ilmiah Toxocara canis dan Toxocara catis.Telur cacing ini biasanya dikeluarkan bersama tinja dan terkadang menempel pada sisi kotorang yang melekat dibulu. Jika telur cacing gelang ini ikut tertelan bersama makanan dan menetas di dalam usus, cacing ini dapat menginfeksi dan menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Mengerikannya cacing ini dapat sampai kehati dan menyebabhkan pembengkakan hati serta penyakit kelainan darah ( hipereosinofilia ).

Sama halnya dengan toksoplasmosis, cara mencegahnya adalah biasakan sedini mungkin kepada anak untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.

author