Waspadai Penyebab Hepatitis Pada Bayi

No comment 1152 views

Penyakit hepatitis merupakan penyakit peradangan pada sel yang menyerang hati. Penyakit ini di sebabkan oleh virus hepatitis. Virus yang sangat berpotensi menjadi penyebab hepatitis adalah virus hepatitis B, namun masih banyak virus lain yang bisa menyebabkan hepatitis seperti virus hepatitis A, virus hepatitis C, virus HIV, rubella, adenoviruses dan yang lainnya.

Gejala penyakit hepatitis sudah bisa terlihat sejak bayi dan balita. Penularan hepatitis pada bayi dan balita biasanya terjadi karena sang ibu terjangkit virus hepatitis. Penularan virus ini sering terjadi ketika proses persalinan dimana akan terjadi kontak darah antara darah ibu dan bayi.

Bayi dan balita yang mengidap virus hepatitis sangat berisiko tinggi mengidap penyakit hepatitis kronis yang bersifat menahun dan menginfeksi dalam jangka panjang. Hepatitis pada bayi sangat berisiko besar menimbulkan kematian bayi. Hal tersebut dikarenakan lemahnya organ tubuh bayi, karena masih dalam proses perkembangan. Terinfeksinya bayi dari penyakit ini dapat diketahui dari beberapa gejala seperti:

* Kulit tubuh bayi yang tampak menguning dalam jangka waktu lama.
* Perut bayi yang tampak membesar karena terjadinya penimbunan cairan. Penimbunan cairan ini terjadi karena adanya pembesaran hati akibat peradangan pada sel organ hati.
* Bayi sering tidak sadarkan diri.

Sedangkan pada balita dengan usia di atas satu tahun, penyakit ini dapat terlihat dari beberapa gejala seperti rasa sakit dan mual berlebih pada bagian perut, perut buncit karena berisi cairan, kondisi tubuh anak yang lemah, kurangnya nafsu makan anak, demam, dan badan anak yang terkulai lemas. Selain itu hepatitis pada balita dapat terjadi akibat penggunaan obat dengan dosis yang salah sehingga merusak hati, infeksi bakteri, kontak darah dengan pengidap hepatitis, dan yang lainnya.

Penyakit hepatitis pada bayi dan balita dapat dicegah dengan melakukan beberapa terapi kesehatan, diantaranya:

* Ibu hamil yang positif terinfeksi virus hepatitis, hendaklah rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Sehingga dokter dapat mengambil langkah pertolongan pertama agar bayi tidak tertular virus hepatitis dari sang ibu, seperti memberikan suntikan immunoglobulin pada bayi yang baru lahir, sebagai imunitas bagi bayi agar bayi tidak tertular virus hepatitis dari ibunya.

* Lakukanlah imunisasi vaksin hepatitis secara rutin sesuai petunjuk dokter.

* Jagalah kesehatan dengan berhati-hati dalam mengonsumsi obat, berhati-hati dalam melakukan hubungan dengan pengidap hepatitis, dan makanlah makanan yang sehat.

author