Your Job Is The Ultimate Gift

No comment 398 views

Sebanyak 8,6 juta orang dari 116 juta angkatan kerja Indonesia (dan hampir 50 persennya hanya lulusan SD) mengganggur setelah lulus pendidikan formal.Mereka kurang beruntung karena tersisih dari kompetisi perebutan kesempatan kerja. Lihat saja, Job Fair di PRJ Kemayoran setiap tahun selalu dipadati ratusan ribu pencari kerja untuk mengadu keberuntungan dengan mengisi berlembar-lembar formulir aplikasi dan surat lamaran.Jadinya mencari kerja seperti mengisi kupon undian dan mengharapkan suatu saat akan mendapatkan “berita baik” dipanggil wawancara atau ujian masuk.

Realitanya sebagian besar pencari kerja “terpaksa” menerima pekerjaan pertama yang datang, walaupun kurang sesuai dengan keinginan. Harapannya sambil cari pengalaman, sambil cari koneksi, sambil mengisi waktu daripada nganggur. Keadaan demikian memaksa karyawan berfikir bahwa mereka adalah korban keadaan dan ketidak-adilan, apalagi bila ternyata kondisi kerja dan perusahaannya jauh dari yang diharapkan. Karyawan protes menyalahkan keadaan, menuntut perusahaan, bahkan ada yang sampai anarkis merusak fasilitas perusahaan sendiri. Dan anehnya, dari pengalaman saya, banyak karyawan yang merasakan hal seperti ini, baik yang bekerja di perusahaan kecil, perusahaan keluarga, perusahaan skala nasional maupun internasional, perusahaan PMA ataupun PMDN. Kesimpulan saya, karyawan memang tidak pernah puas, selalu saja melihat ada kekurangan dan selalu ada yang dikeluhkan, apapun perusahaannya.

Kepada karyawan saya, saya selalu mengatakan: “Selama masih kerja di perusahaan dan status masih karyawan, karyawan tidak akan pernah puas karena tidak ada perusahaan yang bebas dari masalah.”Bila ingin 100% puas, bekerjalah di perusahaan sendiri. Buatlah bisnis sendiri, buatlah produk atau jasa yang laku dijual, carilah karyawan, carilah pelanggan dan jadilah bos atas bisnis atau perusahaan sendiri. Seorang bos bisa melakukan apapun yang dia suka atas dirinya atau atas bisnisnya sendiri. Mungkin bagi sebagian orang inilah arti kepuasan itu, bisa berbuat apapun sekehendak hatinya.

Cintailah Pekerjaan Anda Saat Ini

Sebagai seorang praktisi bisnis dan konsultan, saya mengusulkan sebuah pendekatan atau paradigma baru untuk mencapai kepuasan di tempat kerja saat ini, apapun profesi atau bisnis yang Anda jalankan. Inspirasi pertama: “Cintailah pekerjaan Anda saat ini”. Inspirasi kedua: “Anda beruntung karena Anda bukan pengangguran dan masih bisa bekerja”.Lalu timbul pertanyaan: “Bagaimana bisa mencintai pekerjaan saat ini bila pekerjaan saat ini masih kurang sesuai dengan yang Anda cita-citakan?” Itulah pertanyaan yang paling sering muncul, dan saya selalu memberikan kiat yang amat sederhana untuk bisa mencintai pekerjaan saat ini, seperti berikut ini.

1. Jadikanlah Bos Anda Bos yang Baik

Manajemen perusahaan pasti punya alasan mengangkat bos Anda saat ini. Carilah kelemahan bos Anda dan pikirkanlah bagaimana Anda bisa mengisi kekurangan dan kelemahannya itu. Jadikanlah dia bos yang baik dan berikanlah kontribusi Anda untuk mendukungnya. Carilah data, informasi, dan tools yang bos Anda tidak miliki dan batulah dia untuk melaksanakan program-programnya agar berjalan lebih baik, lebih cepat, dan lebih produktif.

Selalu berpikir positif dan bersifat kooperatif pada bos, berikanlah solusi padanya. Niscaya Anda akan jadi karyawan kepercayaan bos. Dengan berjalannya waktu, jadikanlah bos tergantung pada Anda pada setiap pengambilan keputusan. Bila Anda berhasil mencapai tingkat kepercayan ini, Anda sudah menciptakan sendiri karir kedepan yang cemerlang.

2. Ciptakanlah Pengembangan Karir Anda

Wah, sulit!Memang sulit, tapi tidak berarti mustahil.Tanyakan pada bos kontribusi apa saja yang diinginkan bos untuk Anda lakukan agar karir Anda ke depan bisa berkembang.Berjuanglah untuk menjadi karyawan berprestasi dengan memberikan kontribusi yang diinginkan bos. Tanyakan pada bos kompetensi Anda yang masih kurang dan perlu ditingkatkan. Ikutlah pelatihan kompetensi itu walaupun investasi harus Anda keluarkan dari kantong Anda sendiri.

Itulah sukses, tidak ada yang gratis! Jangan menunggu sampai kesempatan datang, Anda harus meraihnya.Bila Anda sudah termasuk karyawan berprestasi, pengembangan karir ke depan tidaklah sulit dilakukan, bos Anda pasti akan membantu.

3. Bertemanlah dengan Karyawan Berprestasi

Jadikan karyawan-karyawan berprestasi sebagai teman dekat Anda. Ciptakanlah lingkungan berprestasi di sekitar Anda. Jangan pedulikan karyawan yang berpikiran negatif dan suka menjelek-jelekkan orang lain, kelemahan perusahaan, dan kekurangan lain yang tidak dimiliki perusahaan. Jangan terlalu dekat dengan mereka, karena tanpa Anda sadari mereka bisa merusak motivasi dan spirit Anda.

Sebaliknya, kenalilah secara pribadi masing-masing karyawan berprestasi. Kenalilah keluarganya, keinginannya, harapannya, kekuatirannya, dan cita-citanya. Bantulah mereka secara pribadi bila diperlukan.Jadinya Anda akan memiliki kontribusi pribadi yang positif pada rekan kerja Anda.Mereka pada akhirnya akan mendukung kerja dan karir Anda saat ini.

4. Carilah Tantangan Baru

Berpikirlah kreatif dan innovatif.Mintalah pada bos Anda agar Anda dapat melakukan tugas-tugas yang belum pernah Anda lakukan sambil mohon petunjuk dan bantuan bos Anda. Bos Anda pasti akan senang dan Anda tidak akan rugi apapun. Bila Anda berhasil mengerjakannya dengan baik, bos Anda akan melihatnya. Bila Anda mengalami kesulitan, bos Anda pasti akan membantu. Bila Anda akhirnya gagal, bos Anda pun akan maklum, dan Anda pasti akan mendapatkan pelajaran yang paling berharga dalam hidup Anda: pengalaman!

Pengalaman ini bisa membantu Anda melawan kejenuhan bekerja, memberikan selingan, sekaligus memberikan peluang untuk mempercepat karir Anda sendiri.

5. Carilah Inspirasi Setiap Hari

Apakah inspirasi itu mahal?Bagaimana bisa menemui dan berteman dengan pakar atau praktisi bisnis yang hebat?Ikut seminar yang pembicaranya praktisi atau orang yang Anda kagumi. Bila seminar dirasa terlalu mahal, beli dan bacalah buku yang ditulis oleh para praktisi bisnis itu.

Bila buku masih terasa mahal, kirimlah friend request pada pakar atau praktisi yang Anda inginkan, umumnya mereka punya website, account di facebook atau twitter.Bacalah tulisan di wall mereka, dan bacalah notes yang mereka tulis di sana lalu berilah opini atau comment Anda. Bila mereka sedang on-line lakukanlah chat dan bertanyalah apa saja yang merisaukan pikiran Anda.

Saya sendiri, bila sedang on-line di facebook, bisa melayani chat 5-6 orang sekaligus dengan berbagai permasalahan dan pertanyaan.Saya senang melakukannya karena bisa membantu orang lain memecahkan masalah sekaligus mendapatkan inspirasi untuk memperkaya cakrawala bisnis saya.

Akhirnya, bila sampai saat ini Anda belum menemukan pekerjaan yang Anda inginkan, nikmatilah cara Anda melakukan pekerjaan itu setiap hari, apapun profesi Anda.

Mohon dimengerti bahwa saya tidak menganjurkan Anda untuk terus melakukan pekerjaan yang kurang Anda sukai yang telah membuat Anda menderita selama ini. Saya hanya berusaha membantu untuk melihat pekerjaan Anda saat ini dengan paradigma atau perspektif baru.

Harap diingat, jangan sampai Anda berhenti bekerja. Sambil mencari pekerjaan yang lebih sempurna, nikmatilah pekerjaan Anda saat ini dan bersyukurlah karena mungkin pekerjaan Anda saat ini adalah the ultimate gift atau hadiah yang sudah sempurna yang bisa memberikan karir dan pendapatan yang menjanjikan bila Anda mau menikmatinya.

Selamat mencoba!

Penulis : Mukti Wibawa

Jika Anda tersentuh dengan renungan di atas, tolong “share” renungan ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : topmotivasi.com )

author